KONAWE UTARA – Harapan masyarakat Konawe Utara untuk memiliki akses transportasi yang aman dan layak akhirnya terwujud. Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Banggina, Kabupaten Konawe Utara, dengan Desa Porara, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, resmi diresmikan, Senin (14/9/2026).
Peresmian jembatan yang berlokasi di Desa Banggina, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, tersebut dipimpin Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, didampingi Ketua Persit KCK PD XIV/Hasanuddin Ny. Renny Bangun Nawoko.
Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Konawe Utara Dr. H. Ikbar, S.H., M.H., perwakilan PT Antam UBPN Konawe Utara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Konawe Utara.
Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pihak perusahaan, dan masyarakat dalam membuka akses penghubung antardaerah sekaligus meningkatkan keselamatan serta mobilitas warga.


Dalam sambutannya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengungkapkan bahwa Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu jembatan istimewa dari 255 jembatan yang telah dibangun oleh TNI.
Dengan bentang sekitar 100 meter, pembangunan jembatan tersebut membutuhkan proses yang tidak sederhana. Konstruksinya terlebih dahulu dirangkai dan dirakit di Bogor sebelum dibawa ke lokasi untuk dipasang.
Pangdam mengaku terharu melihat pengorbanan para prajurit dalam menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.
“Saya ingin menangis rasanya melihat prajurit-prajurit saya berkorban sebesar itu. Saya yakin karena kecintaan prajurit kepada masyarakat di sini,” ungkap Mayjen TNI Bangun Nawoko.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan pesan Presiden Republik Indonesia agar masyarakat, khususnya anak-anak dan para ibu, tidak lagi menghadapi risiko keselamatan ketika melakukan aktivitas sehari-hari.
Akses tersebut diharapkan dapat memudahkan warga menuju sekolah, sawah, ladang, maupun pasar tanpa harus melewati jalur yang berbahaya.
Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada PT Antam UBPN Konawe Utara yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan jembatan tersebut. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang turut bergotong royong bersama prajurit TNI selama proses pengerjaan.
Mayjen TNI Bangun Nawoko memastikan pembangunan jembatan telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan.
“Terima kasih yang luar biasa kepada masyarakat karena sudah bahu-membahu bekerja sama. Silakan manfaatkan jembatan ini sebaik-baiknya dan mari kita rawat karena ini untuk kepentingan kita bersama,” pesannya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Pangdam XIV/Hasanuddin juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada warga sekitar jembatan.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.













