banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
News  

TNI-Polri Kompak! Pangdam Hasanuddin dan Kapolda Sulsel Fokus Berantas Tawuran hingga Narkoba

Editor: Muhammad. Al Qadri

MAKASSAR – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko bersama Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sulawesi Selatan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan pertukaran informasi yang digagas Kapolda Sulsel, dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kementerian/lembaga, instansi terkait, serta pimpinan perguruan tinggi. Kegiatan berlangsung di lobi lantai 1 Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Kamis (22/10/2026).

Pertemuan ini menjadi wadah koordinasi untuk membahas berbagai persoalan strategis yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan, di antaranya pencegahan dan penindakan aksi tawuran remaja, penggunaan busur sebagai senjata berbahaya, serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Penanganan persoalan tersebut dinilai membutuhkan kolaborasi nyata antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan kalangan akademisi. Upaya menjaga kamtibmas tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga harus diimbangi dengan pembinaan, edukasi, pencegahan dini, dan keterlibatan aktif masyarakat.

Melalui koordinasi lintas sektor yang solid, berbagai potensi gangguan keamanan diharapkan dapat diantisipasi sejak dini sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Pangdam: Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan kesiapan jajaran TNI untuk terus bersinergi dengan Polri dan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Menurutnya, berbagai gagasan dan rencana penanganan persoalan sosial harus diwujudkan dalam tindakan nyata agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saatnya kita bertindak dengan melaksanakan ide dan gagasan untuk menjawab permasalahan yang ada di masyarakat. Kami siap bersinergi memberikan rasa aman,” tegas Pangdam.

Selain persoalan kamtibmas, Pangdam juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat dan bencana. Ia mengajak seluruh pihak memperkuat koordinasi serta menyiapkan personel dan pos siaga di wilayah yang berpotensi terdampak bencana.

Ia menekankan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan.

“Keselamatan rakyat ada di depan, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Ayo ajak kami, saat ada bencana kita siapkan dan stanbykan pos di titik yang paling berpotensi. Kita bersama-sama menjaga masyarakat,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kesiapan bersama dalam menghadapi berbagai ancaman, baik yang berkaitan dengan gangguan keamanan maupun kondisi darurat akibat bencana.

Sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah, instansi terkait, dan perguruan tinggi diharapkan menjadi langkah konkret untuk menciptakan situasi Sulawesi Selatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Dengan komunikasi yang intensif serta langkah penanganan yang terkoordinasi, seluruh pihak diharapkan mampu merespons persoalan masyarakat secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!