Makassar – Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) secara tertib, transparan, dan akuntabel menjadi bagian penting dalam mendukung profesionalisme serta efektivitas pelaksanaan tugas TNI. Komitmen tersebut kembali ditegaskan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko saat mengikuti Exit Meeting Satgas Penatausahaan Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI Sesi III Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Ruang Bina Yudha (RBY) Makodam XIV/Hasanuddin, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Rabu (23/9/2026), dan diikuti secara virtual oleh jajaran terkait.
Exit Meeting tersebut merupakan bagian dari rangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan penatausahaan dan pemanfaatan BMN di lingkungan Kemhan dan TNI. Kegiatan ini menjadi forum untuk menyampaikan hasil pelaksanaan sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang masih memerlukan perhatian serta tindak lanjut.
Melalui evaluasi tersebut, setiap satuan diharapkan semakin memahami pentingnya ketertiban administrasi, kepatuhan terhadap ketentuan, serta optimalisasi pemanfaatan aset negara sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Bagi jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, pengelolaan BMN menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola organisasi. Setiap aset negara harus didata, ditatausahakan, dimanfaatkan, dan dipertanggungjawabkan secara tepat sehingga memberikan manfaat optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas.
Karena itu, seluruh satuan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin diharapkan terus meningkatkan disiplin administrasi dan kepatuhan terhadap regulasi dalam setiap proses pengelolaan BMN.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan aset negara yang efektif, efisien, tertib, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat tata kelola organisasi yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan pengelolaan BMN yang semakin baik, diharapkan seluruh aset negara yang berada di lingkungan Kodam XIV/Hasanuddin dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang pelaksanaan tugas pokok TNI secara profesional dan berkelanjutan.













