Parepare – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare menggelar kegiatan Sholat Tarawih berjamaah dan Tadarus Al-Qur’an bagi petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan spiritual dan pemenuhan hak keagamaan bagi WBP, sesuai dengan amanat Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2022 dan Pasal 29 UUD 1945.
Kegiatan Sholat Tarawih berjamaah dilaksanakan di dua lokasi terpisah. Untuk petugas dan WBP perempuan, Sholat Tarawih digelar di Tribun Aula, sementara petugas dan WBP pria melaksanakan ibadah di Masjid At Taubah. Pelaksanaan kegiatan ini diawasi langsung oleh Kepala Seksi BIMNADIK, Much. Zaenal F, S.Sos, MM, dan Kasubsi Bimkemaswat, Nur Alim Syah, SH.
Kepala Lapas IIA Parepare, Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada WBP menjalankan ibadah dengan baik selama bulan Ramadan. “Bulan Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, dan menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Totok juga mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja keras, cerdas, dan ikhlas sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar, aman, dan tertib. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi WBP untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik.
Dalam pelaksanaan Sholat Tarawih, Ustadz Asdar, S.Pd, dari Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, bertindak sebagai imam dan penceramah. Dalam tausiyahnya, Ustadz Asdar mengajak WBP untuk memanfaatkan waktu di Lapas dengan memperbanyak ibadah dan refleksi diri. “Ramadan adalah bulan penuh berkah, ampunan, dan kemuliaan. Mari kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri,” pesannya.
Setelah Sholat Tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan Tadarus Al-Qur’an yang diikuti oleh petugas dan WBP yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan substansi melalui Sidang TPP. WBP secara bergantian membaca Al-Qur’an dalam kelompok kecil, dibimbing oleh petugas dan sesama WBP yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan terasa di Masjid At Taubah, dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di dalam Lapas.
Salah satu WBP yang turut serta dalam kegiatan ini mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. “Saya sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini. Ramadan di Lapas tetap terasa bermakna, dan saya berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas nanti,” ujarnya.
Kegiatan Sholat Tarawih dan Tadarus Al-Qur’an ini merupakan bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI serta 21 Arahan dan Perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya Lapas IIA Parepare dalam memberikan layanan pembinaan dan bimbingan keagamaan terbaik bagi WBP.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, WBP dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan yang dapat dibawa setelah mereka kembali ke masyarakat. Seluruh pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.
Sumber : Humas Lapas Kelas IIA Parepare













