banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
News  

Tabligh Akbar, Doa, Dzikir, dan Pembagian Sembako: Lapas Parepare Sambut Tahun Baru 2025 dengan Penuh Berkah

Penulis: SahrulEditor: Muh. Al Qadri

Parepare – Dalam rangka refleksi akhir tahun 2024 sekaligus menyambut pergantian tahun baru 2025, Lapas Kelas IIA Parepare menggelar kegiatan Tabligh Akbar, Doa, dan Dzikir Bersama di Masjid At-Taubah. Kegiatan ini menghadirkan suasana penuh khidmat, spiritual, dan kebersamaan yang diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), jajaran pegawai Lapas, serta masyarakat sekitar.

Rangkaian Kegiatan Spiritual dan Sosial

Acara dimulai dengan dzikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Zulfajar Najib Haddade, M.Sos. dari Kantor Kementerian Agama Kota Parepare. Momen ini dimanfaatkan untuk merefleksikan perjalanan hidup selama setahun terakhir sekaligus memohon keberkahan dan kehidupan yang lebih baik di tahun baru.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Zulfajar mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjalin hubungan yang baik antar sesama, dan menjadikan tahun baru sebagai momentum perubahan menuju kebaikan.

Pesan Kepala Lapas Parepare

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Totok Budiyanto, A.Md.IP., S.H., mengapresiasi antusiasme seluruh peserta dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Dzikir dan doa ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus harapan kita untuk kehidupan yang lebih baik di tahun mendatang. Pembagian bantuan sosial berupa sembako menjadi wujud kepedulian kami kepada WBP dan masyarakat sekitar, sebagai upaya berbagi kebahagiaan di momen istimewa ini,” ujar Totok.

Pembagian Sembako: Wujud Kepedulian Sosial

Sebagai puncak acara, puluhan paket sembako dibagikan kepada WBP dan masyarakat sekitar Lapas Parepare. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kepala Lapas bersama jajarannya sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.

Bagi para penerima, bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan yang erat antara Lapas Parepare dan masyarakat.

Harapan di Tahun 2025

Melalui kegiatan ini, Lapas Parepare ingin memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat hubungan harmonis antara petugas, WBP, dan masyarakat. Filosofi Bugis, Sipakatau (saling memanusiakan), Sipakalebbi (saling menghargai), dan Sipakainge (saling mengingatkan), menjadi landasan kegiatan ini.

Kepala Lapas menegaskan bahwa acara ini adalah bagian dari pembinaan kepribadian dan keagamaan yang diamanatkan oleh UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Harapannya, program pembinaan ini dapat menjadi contoh positif bagi WBP dan masyarakat luas.

“Kami berharap tahun 2025 menjadi awal yang penuh berkah, semangat, dan keberhasilan bagi semua pihak. Kami juga akan terus meningkatkan pelayanan pembinaan, sehingga WBP dapat kembali ke masyarakat dengan bekal kepribadian yang lebih baik,” tambah Totok.

Bersama Menuju Tahun Baru dengan Doa dan Berbagi

Kegiatan di Lapas Parepare ini menjadi salah satu bentuk konkret dalam mewujudkan Panca Carana Laksya Pemasyarakatan yang dicanangkan sebagai bagian dari Asta Cita, visi dan misi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kerukunan umat beragama.

Dengan mengedepankan nilai spiritualitas dan kepedulian sosial, Lapas Parepare berharap mampu menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh berkah di tahun 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!