Makassar – Guna menanamkan semangat cinta tanah air, membangun karakter, serta membekali generasi muda dengan wawasan kebangsaan, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026.
Kuliah umum yang diikuti ratusan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas tersebut berlangsung di GOR JK Arenatorium, Jalan Politeknik, Kota Makassar, Rabu (12/8/2026). Kegiatan turut dihadiri Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Wakil Rektor, Dekan FIB, serta sejumlah Pejabat Utama Kodam XIV/Hasanuddin.
Dalam materinya, Pangdam menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para mahasiswa yang telah berhasil menjadi bagian dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih besar pada masa mendatang.
Ia menekankan bahwa keberhasilan harus terus dibangun melalui kerja keras, disiplin, loyalitas, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara. Sebagai generasi penerus, mahasiswa juga diharapkan mampu mempersiapkan diri untuk melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa sekaligus memiliki kemampuan memahami perkembangan lingkungan strategis.
Pangdam turut menjelaskan bahwa sistem pertahanan Indonesia menganut konsep pertahanan rakyat semesta yang melibatkan seluruh komponen bangsa sebagai kekuatan pertahanan negara. Dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, TNI membangun komando kewilayahan atau komando teritorial sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.
Di hadapan para mahasiswa, Pangdam mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi. Mahasiswa diminta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang berpotensi memecah belah persatuan, tetapi senantiasa mengedepankan ilmu pengetahuan, etika, persatuan, serta sikap saling menghargai.
Menurutnya, membangun bangsa yang besar tidak dapat dilandasi dengan kebencian, kecurigaan, caci maki maupun fitnah. Sebaliknya, kemajuan bangsa harus dibangun melalui persatuan dan sikap yang mengedepankan nilai-nilai peradaban.
Pangdam berharap mahasiswa sebagai bagian dari estafet kepemimpinan bangsa mampu membangun peradaban melalui sikap maupun cara menyampaikan pendapat yang beradab.
“Ingat kalian anak-anakku, kalian berada di lembaga pendidikan. Artinya, kalian sedang berada di ranah peradaban. Harapan saya, dalam bertutur kata, dalam menyampaikan pendapat harusnya berdasar ilmu pengetahuan. Lingkungan pendidikan adalah untuk membangun peradaban. Artinya, dalam menyampaikan pendapat harus beradab, tidak berbicara tanpa adab, tanpa sopan santun,” harapnya.
Selain itu, Pangdam berpesan kepada mahasiswa agar senantiasa menghormati setiap profesi dan tidak merendahkan pekerjaan orang lain, termasuk profesi prajurit TNI.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari pembekalan bagi mahasiswa baru Unhas agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, etika, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui kegiatan PKKMB tersebut, diharapkan mahasiswa baru FIB Unhas mampu menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, menjunjung tinggi etika, serta memiliki semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pangdam Hasanuddin Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Mahasiswa Baru Unhas













